Search Blog Jerawat Di Sini

Friday, May 9, 2008

Menghilangkan Jerawat dengan Jeruk Nipis

Tulisan ini bukan murni tulisanku tetapi merupakan kiriman seseorang yang bernama NEVIKA ADITYA. Saya tidak bertanggung jawab atas segala permasalah atau efek atau kemanjuran dari cara yang ada di blog ini. Sekali lagi, seperit peringatan di sidebar blog bicara jerawatini, saya hanya mengumpulkan tips dan trik yang berhubungan dengan Jerawat dan berusaha menyajikannya kepada pembaca atau pengamat atau penderita jerawat yang ingin sembuh atau sekedar hanya ingin tahu. Tulisan aslinya adalah sebagai berikut

Jerawat memang masalah yang sering timbul khususnya pada remaja. Saya punya sedikit tips buat ngatasin jerawat yang bandel. Gini nie........ kamu tinggal nyiapin satu buah jeruk nipis. Trus jeruk nipis tu kamu belah dan peras airnya. Air perasan itu kamu oleskan ke bagian yang terkena jerawat. Memang sih terasa agak perih,tapi kalo jerawatnya mau sembuh mau donk nahan perih sedikit.
Mudah-mudahan tips ini berguna ya.

From : NEVIKA ADITYA

Nevika Aditya dapat dihubungi di nevikaaditya[at]yahoo[dot]com

Thursday, May 1, 2008

Penyebab Jerawat Bagian Kedua

Setelah bagian Pertama yang membahas penyebab Utama Jerawat, sekarang kita menginjak bagian selanjutnya yang akan membicarakan Penyebab Jerawat yang lainnya. Saya masih mengambil sumber dari wikipedia mengenai permasalahan ini dan mencoba untuk menerjemahkan semampu saya dan dengan gaya saya sendiri. Nah Berikut ini penyebab Jerawat Selanjutnya.

Diet atau Pola Makan


Pola makan seseorang dapat juga berpengaruh terhadap munculnya jerawat di bagian tubuh seseorang. Berikut ini beberapa bahan makanan yang ikut berperan dalam kemunculan jerawat.

Susu

Berdasarkan penelitian terakhir, diketemukan suatu korelasi atau hubungan yang positif antara perilaku makan atau Pola makan seseorang dengan munculnya atau tumbuhnya jerawat. Beberapa makanan yang berkorelasi positif dengan kemunculan jerawat adalah susu saring (skimmed milk), keju batangan, cream keju, dan makanan dingin pencuci mulut (sherbet). Hubungan antara Jenis susu dengan munculnya jerawat, dimungkinkan (masih dalam taraf hipotesa) dikarenakan oleh terjadinya peningkatan hormon di tubuh semisal hormon sex atau bovine IGF-I yang ada pada susu sapi. Walaupun demikian pada dasarnya pengaruh atau hubungan secara kausisatif (hubungan sebab-akibat) antara susu dengan jerawat belum begitu jelas.

Makanan Laut atau Sea Food

Makanan Laut atau sering disebut dengan SeeFood merupakan makanan yang banyak mengandung kandungan Yodium (Iodine). Yodium dikenal juga sebagai selah satu dapat mengakibatkan makin parahnya jerawat yang sudah ada, walaupun yodium mungkin tidak cukup dijadikan penyebab munculnya jerawat. Walaupun demikian banyak orang yang cenderung mudah terkena jerawat akan menghindari makanan dengan kandungan yodium yang tinggi.

Makanan dengan Kandungan Karbohidrat Tinggi / High Carbohydrates / High GI

Dimungkinkan juga dalam beberapa makanan dapat berubah menjadi bentuk gula tinggi (high sugar) dan sejenisnya ada hubungannya dengan kemunculan jerawat. Hipotesanya adalah Jika Makanan dengan Karbohidrat tinggi seperti roti putih (white bread/ terjemahan yang cocok apa ya?) akan berubah menjadi gula dalam proses metabolismenya, dan kalau berlebihan gula ini dapat berubah menjadi lemak yang akan membentuk atau berubah menjadi kelenjar minyak (salah satu penyebab jerawat secara kausalitas langsung).

Walaupun demikian ternyata beberapa makanan yang tinggi kalori seperti coklat tidak berkorelasi langsung dengan tumbuhnya atau munculnya jerawat. Ini dibuktikan dengan penelitian yang dilakukan oleh American Medical Association.

Studi atau Penelitian terakhir juga menunjukkan bahwa makanan dengan kandungan gula yang tinggi memicu hati (liver) untuk mengubah jenis gula ini ke bentuk lipid (bahan organik yang mengandung minyak). Efek samping dari kejadian atau proses ini adalah berhentinya produksi hormon sex (Sex hormone binding globulin: bahan kimia yang akan mengurahi tingkat hormon testosterod dalam darah). Seperti dijelaskan kemarin, hormon tertosteron ini dapat memicu munculnya jerawat.

Vitamin A dan E

Penelitian menunjukkan bahwa pasien yang berjerawat cenderung memiliki kadar vitamin A dalam aliran darah mereka lebih rendah dibandingkan dengan mereka yang tidak memiliki jerawat. Bebeberapa orang yang berjerawat juga cenderung memiliki kadar Vitamin E dalam darah yang rendah.

Hygiene (Kesehatan)

Jerawat tidak ditimbulkan oleh adanya debu atau kotoran dari luar. Ini merupakan sebuah kesalahpahaman dari banyak orang yang mengatakan bahwa kotoran "menyebabkan" orang berjerawat. Kemungkinan Kesalahpahaman ini lahir dikarenakan blackheads (komedo hitam terbuka) nampak seperti kotoran tersangkut dalam pori pori kulit yang terbuka. Warna hitam itu sesungguhnay bukanlah kotoran melainkan oxidised keratin (keratin yang teroksidasi sehingga menghitam). Faktanya adalah keratin yang menyebakan jerawat muncul itu ada jauh didalam folikel atau saluran rambut, yang mustahil untuk dibersihkan. Penyumbatan oleh keratin ini sesugguhnya terjadi karena kesalahan atau kegagalan gerakan aliran sel untuk berpisah dan muncul kepermukan kulit dari minyak kulit yang diproduksi oleh tubuh.

Sekian

Beberapa terjemahan rada wagu, mohon maaf atas kekurangannnya

Masih diambil dan diterjemahkan secara bebas dari:
http://en.wikipedia.org/wiki/Acne_vulgaris

Wednesday, April 30, 2008

Penyebab Utama Jerawat (Acne)

Seperti yang telah saya bicarakan di postingan tentang definisi jerawat sebelumnya, Jerawat muncul karena terjadi penyumbatan atau penghalangan di dalam folikel rambut atau pori pori. Tetapi penyebab utama jerawat selain secara fisikal tersebut bisa juga dikarenakan oleh kondisi kondisi tertentu seperti yang akan saya berikan dibawah ini:

Pertama adalah karena Faktor Genetik atau Faktor Keturunan.

Jika keluarga anda entah itu bapak ibu atau nenek atau kakek anda merupakan penderita jerawat pada waktu masih muda (karena kemungkinan kalau udah usia lanjut mereka sudah tidak berjerawat lagi), maka sangat dimungkinkan jerawat yang anda peroleh sekarang ini merupakan hasil dari keturunan genetika bapak atau ibu anda. Ya, secara genetik jerawat itu bisa diturunkan. Sejarah jerawat keluarga anda bisa menyumbang pada keberadaan jerawat anda.

Kedua adalah Aktivitas Hormonal

Aktivitas hormonal disini dimaksudkan pada proses perubahan atau siklus hormonal yang terjadi pada seseorang. Semisal ketika menginjak pubertas atau kedewasaan, seseorang akan memproduksi hormon sex (lelaki) yang disebut androgens yang lumayan banyak sehingga menyebabkan glands (kelenjar minyak) menjadi tambah banyak dan sebum (kelenjar minyak) pun tambah banyak pula (salah satu penyebab munculnya jerawat secara tekhnikal). Pada masa siklus menstrasi perempuan bisanya juga akan terjadi perubahan hormonal yang bisa mengakibatkan timbulnya jerawat.

Ketiga adalah Kelenjar Minyak yang Terlalu Aktif (Hyperactive sebaceous glands)

Kelenjar minyak yang terlalu berlebihan ini bisa saja dimungkinkan karena salah makan atau memang sudah menjadi genetik seorang penderita jerawat. Dengan banyaknya kelenjar minya makan munculnya kelenjar minyak akan lebih banyak sehingga kemungkinan tersumbatnya folikel dan pori pori kulit pun akan banyak. Jerawat yang muncul pun akan banyak.

Keempat adalah Menumpuknya Sel Kulit Mati (Accumulation of dead skin cells)

Kulit mati yang menumpuk atau terakumulasi akan menyebabkan tersumbatnya tersumbatnya folikel dan pori pori. Seperti yang telah saya jelaskan diatas hal tersebut bisa menyebabkan jerawat karena tidak ada jalan keluar bagi kelenjar minyak dan akan menyebabkan terbentuknya komedo. Kalau parah bisa menjadi jerawat yang teinfeksi bakteri jerawat.

Kelima adalah Bakteri di Pori pori kulit

Bakteri yang berada di dalam pori pori kulit bisa menyebabkan munculnya jerawat. Propionibacterium acnes (P. acnes) merupakan bakteri yang menyebabkan jerawat. P. acnes merupakan bakteri unaerob yang menyebabkan jerawat.

Keenam adalah Iritasi Kulit atau Garukan yang menyebabkan Peradangan

Ketujuh adalah Anabolic Steroid (lum dapat penjelasannya yang lengkap)

Kedelapan adalah Pil Pengontrol Kelahiran atau Pil KB

Kesembilan adalah Lingkungan yang mengandung kadar klorin (chlorine) yang tinggi terutama chlorinated dioxins, sedang yang bisa menyebabkan jerawat yang parah disebut Chloracne.

Beberapa jenis hormon juga sering dikaitkan sebagai penyebab terjadinya Jerawat. Semisal androgens testosterone, dihydrotestosterone (DHT), insulit-like growth factor (IGF-I), dan juga dehydroepiandrosterone sulfate (DHEAS).

Orang yang sudah menopause juga biasanya tidak lagi berjerawat karena dia memproduksi hormon anti jerawat secara alamiah. Namun hormon ini akan menyebabkan kulit berkerut dan tipis, vagina jadi kering, osteoporosi, rambut jadi sedikit dan tipisdan sebaganinya.

Link Lanjutan Pembahasan ada di:

Penyebab Jerawat Bagian Kedua

Sekian Terima Kasih

Masih Di Translate secara Bebas dari:
http://en.wikipedia.org/wiki/Acne_vulgaris